Saya sempat bingung ketika mencoba membuat tumbnail video YouTube. Saya mencobanya dengan cara mendeklarasikan OBJECT dengan lebar dan tinggi tertentu. Tentu saja saya juga memberi deklarasi !important agarpara meter ukuran lain dilewati. tapi ternyata video hanya berhasil diperkecil jika dibuka di browser Safari. Di Firefox gagal total.
Setelah utak-atik dan mencoba-coba, akhirnya saya mengganti style OBJECT dengan EMBED. Sekarang kasusnya terbalik. Firefox berhasil mengecilkan ukuran video, tapi Safari gagal total.
Uh, akhirnya saya memasang baik OBJECT maupun EMBED di style CSS, tentu dengan parameter yang sama. Syukurlah, akhirnya baik Firefox maupun Safari sama-sama mau mengecilkan video tersebut.
Aneh, ya? Perbedaan standar browser benar-benar merepotkan. Belum lagi kalau memperhitungkan Internet Explorer. Pwah!
sekarang udah bisa pasang email di domain sendiri yang dihosting di 000webhost.com, dengan cara mengisi mx records google app"
aspmx.l.google.com.
trus, di google app, tinggal diforward saja ke email gmail yang biasa (kalo nggak mau ribet kebanyakan email). di gmail yang biasa, kita asih email domain sendiri itu di "send mail as" (setting - account).
punya deh, email.
btw, aku minta transfer domain dari neocyber sudah satu minggu nggak ditanggapi juga. well, kutunggu saja dengan penuh kesabaran. ada lima domain, euy!
Aku pasang slider akhirnya di blog, seperti yang ada di bagian download situs apple.com. Aku udah lama pengin tahu, hingga akhirnya dapat caranya dari situs http://jqueryfordesigners.com/slide-out-and-drawer-effect/
Dari sana aku juga tahu tentang Jquery. Itu framework javascript. Karena aku pasang jquery, entah kenapa satu script yang dijalankan dengan framework script.aculo.us nggak jalan. Mungkin bentrokan. Akhirnya aku mesti matiin dulu yang script.aculo.us.
Slide-drawer ini aku pasang untuk wordpress theme-ku mendatang. Ini adalah inti dari perangkat slide drawer ini:
1. tiga file png disimpen di folder images.
2. Bikin folder baru untuk javascript (/js) dan diisi tiga file dari jquery: jquery-1.2.1.js (yang utama), jquery.accordion.js dan jquerry.dimensions.js (module/plugin)
3. File baru untuk css di folder theme: slidedrawer.css
4. Modifikasi functions.php dan sidebar.php
5. Tambahan untuk memanggil script js ini di header.php
Ok, itu langsung bekerja sempurna!
Order situs lyf.com udah oke!
Situs nal.coid baru pasang gallery. pastiin gallery bisa buka langsung ke lihgtbox.
Situs vivi tinggal selesain desain.
Situs julia, hmm ... jauh.
Instalasi theme untuk textpattern merepotkan, terutama jika dibandingkan dengan WP. AKu enggak ngerti kenapa harus bersusah-payah begitu? File theme tampaknya disimpan di database, sehingga setiap kali ingin mengganti theme, harus install (dan menumpuk theme sebelumnya).
Apakah ada kemungkinan textpattern suatu ketika menginplementasikan theme yg lebih gampang, seperti WP?